Jika Saya Jadi Presiden (Part 6)
Membangun negara kepulauan tentu saja tidak semudah membangun negara dengan daratan yang luas seperti China dan Amerika
Indonesia memang merupakan benua Asia secara umum, tapi agak ke Tenggara sedikit.
Disebutnya Asean.
Diantara negara - negara Asean sendiri. Indonesia masih yang paling spesial.
Paling besar, paling banyak penduduk, dan paling tersebar ke bentangan kepualauan yang luas dari Barat ke Timur.
Untuk itu, saya sebagai pemegang komando tertinggi di negeri ini , jaringan antar pulau di Indonesia akan saya bangun secara serius.
Sehingga pada saatnya produk-produk per desa ini mulau perlu supply chain, infrastrukturnya udah siap semua.
Pertama, jembatan-jembatan yang menghubungkan anatar pulau , akan secara massive saya bangun.
Sumatra - Jawa - Bali - Lombok - NTB - NTT
Sehingga Banda Aceh akan terhubung toll gratis sampai Timur Leste.
Sumatra sendiri akan saya bangun dengan 2 jalur, Barat dan Timur
Jawa juga akan saya bangun menjadi 2 jalur, Utara dan Selatan.
Skema pendanaannya saya buat mudah, tentu saja bukan menunggu APBN atapalagi memakai utang negara.
Pendanaan proyek ini akan saya ambil dari mendirikan pasar komoditas laut.
Banyaknya komoditas laut di Indonesia, masih belum diatur serumit tambang.
Mungkin menggambil ikan dinilai tidak separah menggambil nikel atau batubara dari sisi aktivis lingkungan.
Sebelum regulasi Sumber Daya Laut di Indonesia saya atur, saya akan membeli pengadaan kapal khusus penangkap ikan, dengan teknologi terbaik dan terupdate.
Semua penambang ikan ini akan saya paksa untuk membeli kapan khusus ini agar saya bisa memantau produksi / hasil yang diambil dari laut Indonesia.
Setelah itu, saya akan mendapatkan proyeksi penjualan ikan per hari.
Saya juga akan menghubungi importir ikan diseluruh penjuru dunia , untuk bisa menikmati protein terbaik dari negara Indonesia.
Setelah mendapatkan proyeksi tersebut, pendapatan ikan itu akan saya kalikan 20 tahun, saya akan minta menjual secara terbuka lelang nilai ikan tersebut untuk pendanaan infrastruktur secara massive dan efisien,.
Tentu saja, selain mengizinkan mengeruk ikan, saya juga akan melestarikan bibit - bibit ikan baru yang membuat perputaran makanan di laut Indonesia tetap terjaga.
Terumbukarang dan ekosistem laut akan sangat saya jaga agar tidak pernah terputus dan selalu memproduksi ikan ikan terbaik.
Setelah expor ikan sudah stabil, saya akan membuat pasar modal khusus ikan.
Sehingga, harga ikan dunia memiliki acuan untuk harga transaksinya.
Harga semua komoditas ikan, akan live di market sehingga semua bond / surat utang yang di pack sama salah satu ikan tertentu,
Harganya sendiri akan bergerak sesuai dengan supply demand di hari tersebut. Bisa aja cuaca lagi buruk, supply terganggu,. Maka harga akan melambung,
begitu pula sebaliknya.
Pasar modal ikan ini akan saya jadikan pelopor bursa komoditas komoditas lainnya.
Sehingga tidak ada lagi acara utang negara untuk mendanai infrastruktur, apalagi utang untuk bayar utang, apalagi utang untuk bayar bunga utang.
Tidak ada komentar: