Catatan Harian Umroh 2026, Hotel Snood Asjad (Day 3)
Masih di dalam pesawat,
Karena menunggu buka puasa sudah lebih dari 3 jam terbang, sedangkan sajian makanan 2x penyajian. Jeda antara makan pertama dan kedua sangat mepet. Baru bersih-besih makanan untuk buka puasa, pramugari udah disuruh prepare makanan kedua.
Sisa jam penerbangan sebelum decent hanya tersisa 2 jam lagi, pesawat sudah masuk daratan Oman. Sudah terlihat lampu-lampu di daratan walaupun sangat kecil.
Hamparan gurun dan gunung bebatuan. Gersang, gelap dan tidak padat. Saya udah pernah lihat versi siang nya. 7 tahun lalu saat umroh 2018. Penerbangan dari Jakarta siang sekitar jam 1, sama-sama kondisi puasa. Maghribnya tepat di Madinah, jadi pada saat landing kita (yang masih puasa) berbuka dahulu sebelum proses imigrasi. Padahal waktu Jakarta sudah jam 11 Malam.
Setelah landing dengan selamat, tanpa drama antrian landing. Dimulailah ritual arrival. Imigrasinya cukup macet, beberapa jumbo wide body landing di jam yang cukup bersamaan. 90% sudah memakai ihram. Dengan logat dan wajah yang beragam menyatu di satu ruangan besar imigrasi.
Setelah imigrasi selesai, urusan handling sudah disiapkan oleh team bandara, koper sudah diambil dan siap masuk bus untuk menuju Makkah.
Para peserta disuruh untuk mengganti ihram (bagi yang belum), dan solat maghrib dan isya (bagi yang belum), sebelum dikumpulkan masuk ke Bus untuk menuju ke Masjidil haram.
Alhamdulillah, jam 11.30. Semua ritual di Bandara sudah selesai. Team MIW sudah lengkap, dengan ditambah satu tambahan mutawif untuk membantu Team Leader mengarahkan jamaah.
Diperjalanan, kita diberikan makan malam lagi, tapi ternyata itu adalah makan sahur kita, karena jalanan menuju Masjidil Haram banyak di tutup.
Planning perjalanan yang hanya 2-3 jam, menjadi 5 jam. Sulitnya mencari celah untuk bus menuju depan hotel. Bukan tidak mau jalan atau sedikit menyebrang, tapi tidak boleh sembarangan Bus untuk menurunkan penumpang. Sehingga semua harus bersabar saat supir memutar - mutar arah untuk menembus hotel Snood Asjad yang cukup dekat dengan Masjidil Haram.
Tidak ada komentar: